Send Help (Source: IMDB)

Review Send Help: Film Terbaik Raimi Sejak Spider-Man 2

Send Help adalah bukti come back Sam Raimi yang sesungguhnya. Setelah direksi yang underwhelming di Doctor Strange and The Multiverse of Madness, which was a surprise considering his horror background, Raimi is firing all cylinders in this movie. Ia menunjukkan segala jurus khasnya, menjadikan Send Help a Raimi’s movie through and through dan mungkin film terbaiknya sejak Spider-man 2.

 

Jujur, awalnya gw tidak memasang ekspektasi tinggi terhadap film ini. I went in expecting something painfully boring, a standard survival movie. Tapi, apa yang gw dapat jauh melebihi itu. Send Help bukan film survival biasa, tetapi tentang relasi kuasa, mulai dari siapa yang pantas berkuasa, bagaimana kuasa bisa begitu rapuh, dan apa yang terjadi ketika kuasa itu runtuh.

 

Kisah tersebut disampaikan dari sudut pandang Bradley Preston (Dylan O’Brien), seorang eksekutif muda sekaligus pewaris kerajaan bisnis. Gawatnya, ia juga pria seksis yang tak ragu untuk melecehkan perempuan. Salah satu korbannya adalah karyawannya sendiri, Linda Liddle (Rachel McAdams), yang juga orang kepercayaan ayahnya.

 

Send Help (Source: IMDB)

Send Help (Source: IMDB)

 

Ketika ayahnya meminta Bradley untuk mempromosikan Linda ke posisi eksekutif, ia tidak langsung menjalankan permintaan tersebut. Sebaliknya, Bradley memperalat Linda habis-habisan untuk mengurus proses merger perusahaan yang akan berlangsung di Thailand. Jika proses merger itu berhasil, Bradley menjanjikan Linda promosinya.

 

Linda tak mampu melawan. Ia adalah perempuan yang socially awkward dan isolated, tidak tahu caranya berbaur alih alih mempertahankan harga diri di depan bosnya sendiri. Satu hal yang unik darinya, ia terobsesi dengan reality show Survivor dan bermimpi menjadi pesertanya suatu hari nanti. Saking ambisiusnya, ia pun berlajar skill bertahan hidup di alam liar dan membuat audition tape.

 

Impian itu “terwujud” ketika Bradley mengajaknya ke Thailand untuk proses merger. Pesawat mereka meledak di tengah penerbangan, membuat Linda dan Bradley terdampar di pulau terpencil. Obsesi Linda terhadap Survivor membuatnya thriving di pulau tersebut dan mulai memantapkan kuasanya terhadap Bradley yang anak kota. He’s no longer the boss, she is, dan Bradley harus menurut terhadap segala arahannya.

 

Send Help (Source: IMDB)

Send Help (Source: IMDB)

 

Sadar kuasanya terancam, Bradley mencoba mencegah Linda untuk berkuasa lebih jauh dengan segala cara. Apa yang terjadi selanjutnya bisa ditebak, adu kekuasaan tanpa henti.

 

Their power dynamics never stay still dan hal itu yang membuat Send Help begitu compelling dan engaging. Adu kekuasaan antara Bradley dan Linda terus berkembang, tidak pernah diam di satu titik. Arahnya begitu unpredictable dan tak jarang memberikan perasaan tidak karuan.

 

Satu hal yang pasti, dari segala kericuhan yang timbul di antara Bradley dan Linda, kita menjadi kian paham perihal jati diri mereka sesungguhnya. Apakah Linda sungguh socially awkward? Apakah dia memanipulasi perjalanan ke Thailand? Apakah Bradley sejahat yang kita lihat? Semua tidak sesederhana apa yang terlihat.

 

Ada kalanya film ini mencoba menggiring ekspektasi penonton bahwa akan timbul romansa di antara Bradley dan Linda. Bagaimana tidak, mereka terdampar berdua dan sejatinya saling membutuhkan satu sama lain untuk bertahan hidup. Semua petunjuk seperti mengarah ke sana, but Send Help refuses to give us anything expected. This movie will surprise you.

 

Send Help (Source: IMDB)

Send Help (Source: IMDB)

 

Misteri yang dibangun Raimi perihal relasi kuasa Bradley dan Linda kian efektif berkat scoring yang menunjang dari kolaborator setianya, Danny Elfman. Instead of membangun emosi atas apa yang terjadi antara Bradley dan Linda, scoring Elfman justru mengamplifikasi ketidakpastian relasi mereka ke depannya. The ambiguity is intentional and effective.

 

Tentu gw tidak bisa melupakan sisi gore film ini. Send Help mungkin adalah film tersadis Raimi sejak Drag Me To Hell. Presentasinya tidak hanya berdarah-darah, tetapi juga eksplisit dan tak jarang artistik. Raimi memanfaatkan betul waktunya untuk menghadirkan kesadisan yang berkepanjangan demi memicu perasaan tidak nyaman sepanjang film. Sayangnya, CGI film ini terkadang bisa terasa mentah.

 

Long story short, Send Help adalah film yang memuaskan. It is one of 2026 best thriller so far selain 28 Years Later: The Bone Temple. Jangan tertipu tampilan awalnya yang seperti film survival standar. Send Help is a special survival story. It isn’t about nature being cruel—but about people, power, and what happens when society’s rules disappear. Sungguh-sungguh layak ditonton.

TAREEN IVENNA

 

Bagikan:

Anda Juga Mungkin Suka

Leave a Comment

15 − ten =