Tegang, aksi yang menggelegar, dan visual yang memanjakan mata, adalah 3 aspek utama yang disajikan Godzilla: Minus Zero, sekuel dari Godzilla: Minus One. Masih dengan sutradara yang sama, Takashi Yamazaki, film ini hadir sebagai film Godzilla yang pantas dan harus jadi tolak ukur bagi Monsterversenya WB, baik dari sisi laga maupun drama. Ditambah budget yang bertambah serta menjadi film jepang pertama yang di-shot dengan kamera IMAX, tak mengherankan kalau Godzilla: Minus Zero patut disebut sebagai salah satu film Kaiju termegah dan terbaik yang pernah ada.
Melanjutkan kisah dari film pertamanya, keadaan Jepang kini terusik lagi oleh bencana di kota lain, yang disebabkan oleh sosok misterius. Satuan penanggulangan bencana yang sebelumnya telah selesai mengalahkan Godzilla, harus kembali mencari solusi menyelamatkan Negara Jepang. Dengan bantuan dari Amerika Serikat, mereka bekerja sama dalam menghadapi sosok misterius ini dengan temuan dampak dari cerita sebelumnya.

Godzila: Minus One (Source: IMDB)
Memang untuk menonton film ini, kalian harus menonton film sebelumnya karena kesinambungan cerita yang cukup penting dan mengetahui motivasi para karakternya. Tapi, sebagai pure sajian entertainment, film worth it ditonton di IMAX. Visualnya bagus, rapih, dan tajam, membuat penonton bisa immersed ke dalam kehancuran Jepang. Bahkan, kami berani bilang bahwa immersion dan laga yang dihadirkan film ini lebih berasa dibandingkan Minus One. Kalian akan benar-benar mereasakan posisi karakter di film ini yang kerdil di hadapan Godzilla.
Cameraworksnya juga mendukung poin ini karna beberapa kali kita disajikan long-take yang ditampilkan sangat bagus. Di sisi cerita juga dijelaskan dengan baik tanpa alur yang rumit. Karena ada beberapa karakter baru, sebagai penonton akan mudah berempati terhadap mereka.
Selain visualnya, sound design yang disajikan juga lumayan baik. Di beberapa kondisi mungkin agak terlalu over, tapi semuanya bisa dirasakan auman dari para monster, ledakan, hembusan angin, getaran mesin pesawat pun bisa dikeluarkan secara maksimal. Memilih studio IMAX dan Dolby Atmos adalah keputusan terbaik untuk menonton ini. Untuk persoalan manusianya tetap ada, hubungan keluarga Shikishima menambah drama yang ada.

Godzila: Minus One (Source: IMDB)
All in all, Godzilla Minus Zero adalah sekuel dan title Godzilla yang sukses menghadirkan laga megah tanpa melupakan konteks trauma atas perang, terutama bom atom, yang menjadi fondasi franchise Godzilla. Bahkan, kita diberikan point of view lain dalam memperdalam tema besar yang diangkat, menjadikan title “Minus: Zero” masuk akal. Sebaiknya, film Godzilla Minus Zero ini ditonton tanpa mengetahui cerita yang akan disampaikan alias membaca spoilernya. Niscaya di akhir film, kalian akan terkesima dengan apa yang ditampilkan. Sangat jauh meningkat dari film pertamanya. Sebagai penutup, kami cuma bisa bilang ini adalah The Perfect version of Godzilla: King of Monsters




